Rabu, 29 Februari 2012

Snowfall at Willow Lake



  
Sophie Bellamy memiliki karir gemilang di ICC. Dia berhasil memenangi kasus kejahatan perang di tanah Afrika. Dia berhasil menggulingkan para diktator bengis dunia. Dia telah menyelamatkan hidup orang banyak. Tetapi pencapaiannya membutuhkan harga yang sangat berat untuk dibayarkan.

Anak-anaknya.

Sejak anak pertamanya lahir, Sophie selalu mementingkan karir. Dia tinggal satu samudera jauhnya dari keluarganya. Dia bekerja lebih dari 16 jam sehari. Hingga pernikahannya sendiri pun tak dapat diselamatkan. Hingga dia semakin jauh dari anak-anaknya. Semua orang tak ada yang mendebatkannya. Bahkan orangtuanya. Karena mereka tahu bahwa Sophie bekerja untuk memperjuangkan hidup banyak orang. Untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik bagi umat manusia.

Namun satu kejadian meluluhlantakkan segalanya. 





Satu kejadian di malam Epifani, malam yang juga menjadi hari bahagia Greg Bellamy, mantan suaminya, seolah menghantamkan Sophie bahwa apa yang paling berharga untuknya bukanlah karir. Bukan pula kehidupan orang banyak. Melainkan anak-anaknya.

Di malam itu dia menyadari bahwa apa yang selama ini sudah dia lakukan tidaklah cukup untuk membayar apa yang telah dikorbankan anak-anaknya. Ketidakhadiran Sophie selama bertahun-tahun dalam hidup mereka, telah melebarkan jurang di antara dia dan anak-anaknya.

Oleh karena itu, Sophie kembali. Berharap apa yang akan dia lakukan demi anak-anaknya belum terlalu terlambat untuk diperbaiki.

Kembali ke Avalon, Danau Willow, kita diajak oleh Susan Wiggs untuk menelusuri penebusan dosa Sophie Bellamy kepada anak-anaknya. Dengan masih menyandang nama Bellamy, Sophie pindah ke kota kecil itu, kota di mana nama keluarga Bellamy sudah berurat akar di sana. Kota di mana mantan suaminya menikah lagi dengan seorang perempuan yang dihormati di sana. Tapi Sophie punya satu tekad, yaitu anak-anaknya.

Kepindahannya ke Avalon tak diduga membuatnya kembali membuka lembaran baru. Bukan hanya membuka lembaran baru bersama anak-anaknya, Sophie juga bertemu dengan dokter hewan tampan bernama, Noah Shepherd. Sejak hari pertama, benih-benih ketertarikan di antara mereka sudah terlihat. Namun ada satu yang menjadi penghalang. Usia.

Ini buku Lakeshore Chronicles kedua yang kubaca. Lompat-lompat sih memang. Tapi aku tetap suka dengan tema yang diangkat sang penulis. Keluarga! :D

Yang aku sayangkan adalah kenapa Sophie senang sekali menyalahkan diri? Apa yang sudah dia lakukan di masa lalu tidak akan kembali menjadi benar, satu-satunya cara memperbaiki kesalahan itu adalah dengan tidak mengulanginya di masa mendatang.

Agak geregetan juga pas baca
nya sih...
Bintang 3 dariku untuk kisah yang indah ini
. Tak diragukan lagi, keluarga adalah segalanya bagi kita semua. Seberapa pun menyebalkannya adik kita, kakak kita, atau bahkan orangtua kita, kita takkan lengkap tanpa mereka.

Books in English Challenge #1

Judul: Snowfall at Willowlake
Series: Lakeshore Chronicles #4
Penulis: Susan Wiggs
Edisi: Berbahasa Inggris
Seri pertama sudah diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama dengan judul:

2 komentar :

  1. Jadi tetap tema keluarga ya, Mer. *Manggut-manggut*

    BalasHapus
  2. iya teteh hehehe. ini masih tentang keluarga. :D
    romensnya juga ada. tapi dikiiiit

    BalasHapus