Jumat, 01 Juni 2012

The Lonely Hearts Club - Elizabeth Eulberg




Dari semua buku Elizabeth Eulberg, aku paling suka yang ini. Kenapa? Soalnya nuansa The Beatles-nya kental banget. Terbukti deh sama judulnya The Lonely Hearts Club, kayak judul album kesembilan The Beatles Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band, yang di dalamnya ada lagu Lucy in the Sky with Diamond (lagu favoritku!)

Tokohnya bernama Penny Lane, punya kakak namanya Lucy dan Rita,
sudah ketebak dong kalau orangtua mereka pastinya fans berat The Beatles. Bikin iri banget deh...

Tapi inti buku ini bukan tentang The Beatles.

Penny merasa muak disakiti cowok. Nate, cowok pujaannya dari kecil yang kebetulan anak dari sobat karib orangtuanya, dan yang juga selalu diimpi-impikannya akan menjadi The One-nya, ternyata hanya cowok badung yang bajingan. Nate tega-teganya bawa cewek ke rumah Penny dan bermesraan di sana, padahal mereka berjanji kalau malam itu adalah malam mereka. Setelah kejadian itu, hati Penny hancur berkeping-keping. Dia bertekad tak akan ada lagi cowok sampai dia lulus SMA. Temannya, Tracy, menganggap dia gila, karena ya ampun SMA tanpa cowok? Yang benar saja.

Tapi menurut Penny cowok itu cuma jadi masalah. Dulu Penny pernah dicampakkan sahabatnya dari kecil, Diana. Karena Diana punya cowok dan bergabung dengan murid-murid populer di sekolah. Selain itu, menurut Penny cowok tuh pikirannya cuma seks seks seks, sama sekali tak memikirkan perasaan cewek-cewek, dan setelahnya apa? Mereka membuang saja gitu cewek-cewek yang mereka pacari.

Dan karena insiden bersama Nate itu, Penny akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah klub. Namanya, The Lonely Heart Club. Anggotanya? Ya, dia sendirian.
  
Suatu hari, anggota klub bertambah. Tak disangka-sangka, anggota tambahan tersebut adalah Diana. Sahabatnya waktu kecil, yang mencampakkannya demi Ryan, dan sekarang malah mau bergabung dengan klub karena dia sudah putus dengan Ryan (nyebelin ya). Tapi karena Penny baik hati, jadi mengapa tidak memberikan kesempatan kedua untuk Diana berteman. :D

Hari demi hari, anggota klub bertambah. Semakin banyak cewek-cewek di sekolah yang merasa mereka disakiti cowok ikut dalam klub Penny. Klub itu pun menjadi klub terkenal di sekolah. Sayangnya, klub Penny menuai protes dari banyak pihak, termasuk kepsek. Dan ketika orangtua Penny dipanggil, mereka malah marah kepada kepsek karena klub ini berniat positif. Selanjutnya mereka malah terus mendukung kegiatan klub tersebut.  Yuhuuu keren ya orangtua Penny!

Semua berjalan lancar, sampai Ryan, cowok keren di sekolah yang juga mantan Diana mulai pdkt sama Penny. Karena Penny adalah ketua dan pendiri The Lonely Hearts Club, tak mungkin kan dia melanggar peraturannya sendiri. Sementara anggota klub semakin erat, mereka berbagi masalah, berbagi kebahagiaan, dan saling mendukung dalam berbagai hal (paling keren pas menggalang dana untuk tim basket putri). Tapi entah kenapa setiap Ryan mendekat, hati Penny selalu berdesir. Semakin lama semakin Penny tak bisa menyangkal kalau dia pun suka sama Ryan. Apa yang akan Penny lakukan? Akankah Penny tetap berpegang teguh pada keyakinannya atau malah luluh dengan perasaannya? Galau banget deh.

Wohoooo aku sukaaaa bangeeet buku ini.
Ringan banget untuk dibaca di waktu senggang. Covernya lucu. Ilustrasinya unyu. Dan terjemahannya asyik, gaya bahasanya santai banget, layaknya teenlit.

Btw adegan paling romantis pas Ryan dengan pedenya nyanyi lagu Penny Lane... hahaha padahal suaranya suambang dan kepeleset nada terus ;D

4 bintang untuk Penny. 

Penerbit: Bentang Belia
Penerjemah: Rini Nurul Badariah

2 komentar :

  1. covernya unyu banget. suka baca buku anak-anak ya mo? benlum pernah baca bentang belia nih kayaknya baru kan ya?

    BalasHapus
  2. ini bukan buku anak-anak. :D
    ini teenlit. tokohnya SMA kok. Awal-awal cerita udah bahas seks. :D

    Bentang Belia baru iya, sekarang kayaknya banyak nerbitin buku-buku teenlit. asiiikkk

    BalasHapus