Jumat, 01 Juni 2012

Room - Emma Donoghue



Buku ini diceritakan dari sudut pandang anak berumur lima tahun, Jack.

Bagi Jack, Room adalah dunianya. Dia tinggal di Room bersama Ma. Mereka hanya berteman dengan TV, Wardrobe, Rug, Table, Roof, Watch dan berbagai benda lainnya yang berada di Room. Outside bagi Jack tidak ada. Setiap dia menatap ke luar, dia hanya melihat Skylight yang tak ada ujungnya. Makhluk hidup dan benda-benda lain yang dilihat Jack hanya ada di dalam TV, dan mereka semua tidak nyata. Namun sesekali, Jack bertemu dengan Ant, Spider, dan bahkan Mouse. Sayangnya, Ma tidak suka dengan mereka, karena menurut Ma mereka membawa kuman penyakit. Jack selalu menangis setiap kali Ma mengusir mereka.

Setiap Minggu mereka selalu dapat persediaan makanan baru. Kadang juga pakaian baru. Asyiknya, mereka bisa menulis wishlist benda-benda yang mereka inginkan. Semua akan dikabulkan oleh Old Nick.

Jack fans sejati Dora. Setiap kalau ada Dora dia selalu setia di depan TV. Dia juga Spongebob. Kesehariannya selalu dijalani dengan bangun pagi, sarapan, mandi, main sama Ma. Baginya itu dunianya, dan dia tak pernah merasa bosan.

Saat malam tiba, Jack harus tidur di Wardrobe, kalau-kalau Old Nick datang. Namun setelahnya, ketika pagi tiba, Jack selalu terbangun di atas tempat tidur. Kemudian melakukan rutinitas yang sama seperti sebelumnya.

Suatu hari segalanya berubah. Old Nick marah dan mematikan listrik di Room. Selama tiga hari Ma dan Jack hidup tanpa listrik dan pemanas ruangan. Mereka nyaris mati kedinginan. Dan hal tersebut membangkitkan keinginan Ma untuk keluar dari Room. Jack sebaliknya, dia merasa Ma bersikap aneh, karena Outside itu tak ada, Outside itu tidak nyata, Ma selalu bilang begitu. Tapi Ma terus bertekad bahwa mereka harus keluar. Mereka menyusun rencana untuk menipu Old Nick. Dan Jack harus berperan sebagai sang pemberani untuk menolong mereka keluar dari Room.

Suka banget suka banget suka banget buku ini...
Sebelum membaca buku ini, aku membaca sekilas-sekilas review teman-teman. Bahkan aku tak baca sinopsisnya. Jadi ketika baca aku sempat menebak-nebak, ini Room apa sih? Sel penjarakah? Namun pas Old Nick keluar aku baru ngeeeeh *dasar lola* :P



Selama tujuh tahun Ma disekap di Room oleh Old Nick, hingga akhirnya dia memiliki Jack. Hal ini mengingatkanku dengan berbagai kasus penculikan anak yang kerap merusak dunia. Ada Natasha Kampusch, kasus pertama yang kubaca beberapa tahun lalu dari buku dengan judul sama yang pernah diterbitkan Gramedia. Kisah gadis cilik yang diculik sekian lamanya dan dijadikan budak seks. Natasha disekap di dalam kamar yang dilengkapi dengan berbagai kebutuhan agar membuatnya tak jenuh, nah ketika baca ini aku jadi teringat dengan The Collector karya John Fowles, tentang pria yang mencoba menculik seorang gadis dan merancang sebuah kamar indah untuk gadis itu agar betah di sana. Begitu pula dengan nasib Ma, yang namanya sampai akhir buku tak disebut-sebut. Dia diculik ketika berusia 19 tahun, sudah cukup dewasa sebenarnya untuk bisa melarikan diri. Tapi Ma disekap di Room yang kedap suara. Selama 7 tahun, Ma dijadikan pelampiasan seks oleh Old Nick, hingga lahirlah Jack.
Buku Room ini berbeda dengan dua buku yang kusebut di atas, karena sudut pandangnya diambil dari anak laki-laki berusia 5 tahun. Emma Donoghue pintar sekali memainkan kata dan gaya bahasa Jack. Setiap halaman kita dibawa dengan kepolosan Jack menceritakan dunianya dan berbagai pemikiran-pemikirannya (agak mengingatkanku pada The Boy in the Striped Pajamas karya John Boyne bagaimana kehidupan manusia yang krisis digambarkan melalui penuturan anak kecil), sehingga dialog-dialognya pun terasa lucu dan menggemaskan. Bahkan Jack menyebut benda-benda di dalam Room dengan sebutan he dan she, bukan it. Dia juga menyebut kegiatan tidur dengan switch off, dan melek dengan switch on. Polos yaaa :D

Ya pada dasarnya, setiap anak punya cara mereka sendiri untuk menikmati dunianya.
5 bintang untuk Jack. 5 bintang untuk Ma yang dengan sabar menanggapi pertanyaan-pertanyaan Jack tentang segalanyaaaa.

Night night, Jack, don't let the bugs bite.

9 komentar :

  1. wahh lima bintang ^^v~~

    BalasHapus
  2. iya Mei 5 bintang, bagus banget soalnya. :D
    Kamu sudah baca?

    BalasHapus
  3. bisa beli dmn ya?
    tadi iseng googling malah nemu website nya yang sangat interaktif
    seru bgt jadi serasa menjelajahi room itu :D

    BalasHapus
  4. di Periplus atau Kinkuniya ada kok. Yang pocket 85rb harganya :D

    BalasHapus
  5. pengen banget baca buku ini. penerbit sini ada niat nerjemahin g ya?

    BalasHapus
  6. semoga ada yang mau nerbitin. Dan kalo nerbitin, ga akan ngilangin keunikan gaya bahasanya :D

    BalasHapus
  7. aku kasih 4* buat buku ini.

    menurutku buku ini kalo diterjemahin pasti bakal susah deh.. :D

    jadi aku dilema, mending gak diterjemahin aja kali yah? *ditimpukin momo*

    BalasHapus
  8. @Ayu: :)) Tapi kalo penerjemahnya pandai ngikutin gaya bahasanya, menurutku sih oke saja.
    Tapi karena kita baca buku ini dari bahasa Inggris, kayaknya udah pas banget ya uniknya :D

    BalasHapus
  9. iyah mo, udah pas banget itu. gak kebayang ntar gimana harus kasih nama ke benda-benda itu. bakalan lucu kali yah? momo sanggup gak nerjemahin? :D

    BalasHapus