Senin, 20 Maret 2017

Thirteen Reasons Why - TV Series

sumber: Youtube



"Hi, it's Hannah. Hannah Baker."

Sudah lama sekali saya menunggu-nunggu Thirteen Reasons Why diangkat menjadi film. Kebetulan, dulu saya diberi kehormatan oleh salah penerbit di Indonesia, yaitu penerbit Matahati, untuk menerjemahkan buku ini. Sayang sekali penerbitnya sudah tutup. Sehingga buku terjemahannya sudah sulit dicari.


Thirteen Reasons Why bercerita tentang gadis bernama Hannah Baker yang melakukan bunuh diri. Beberapa minggu kemudian, seorang pemuda, teman satu sekolah Hannah, yaitu Clay Jensen menemukan sebuah paket tergeletak di depan rumahnya. Paket tersebut tidak menyertakan nama pengirim, dan ketika Clay membukanya, ternyata paket tersebut berisi tujuh kaset. Clay yang penasaran akhirnya mendengarkan isi kaset tersebut, dan dibuat terkejut bahwa kaset-kaset itu adalah 'surat' dari Hannah untuk teman-teman yang menyebabkan dirinya memutuskan bunuh diri.



Ini dia trailernya:




Cukup membuat penasaran, kan?

Ini dia pemeran dua tokoh utamanya:


http://deadline.com/2016/06/13-reasons-why-netflix-series-dylan-minnette-katherine-langford-star-1201769566/
Dylan Minnette dan Katherine Langford

Saya cukup suka dengan pemeran Hannah yang terpilih, karena bisa dibilang masih fresh. Dulu kabarnya akan dimainkan oleh Selena Gomez, tapi ternyata Selena beralih menjadi salah satu executive producer-nya. Sedangkan Dylan yang memerankan Clay, kita sudah sering melihatnya di beberapa film dan tv series lainnya, kan? 

Nah, bagaimana dengan kalian... sudah ada yang membaca Thirteen Reasons Why? Penasarankah dengan TV serinya, seperti saya? ^^

Mari kita menunggu sampai tanggal 31 Maret di Netflix. ^^


Judul: Thirteen Reasons Why
Genre: Drama
Sutradara: Tom McCarthy
Penulis skenario: Brian Yorkey
Rilis: 31 Maret 2017
Diadaptasi dari novel: Thirteen Reasons Why karya Jay Asher


versi terjemahan Indonesia

 

Kamis, 09 Maret 2017

Come Home to Me - Brenda Novak






Presley Christensen akhirnya memutuskan kembali ke Whiskey Creek. Sebelumnya dia gentar kembali ke kotanya lantaran di sana tinggallah Aaron Amos, pria yang dicintainya dan juga ayah dari anaknya.

Tapi Presley harus kembali ke kota itu. Setelah dua tahun tinggal di Fresno, Presley sudah mendapatkan kembali kehidupannya. Dengan lebih tertata dan lebih baik. Namun, ketika melihat memar-memar di tubuh Wyatt, putranya, dia memutuskan untuk kembali. Apalagi Cheyenne, adiknya, mengatakan Aaron berencana pindah ke Reno.

Sayangnya ketika Presley kembali ke Whiskey Creek, Aaron masih ada di kota itu juga. Jadi ya mereka bertemu lagi, benih-benih cinta di antara mereka muncul kembali. Tapi karena punya masa lalu kelam--pemadat dan doyan pesta bareng Aaron-- Presley berencana menjauhkan Aaron sebisa mungkin. Terutama karena dia tidak mau Aaron tahu bahwa Wyatt adalah anaknya.

Jujur saja saya suka dengan seri ini, tapi untuk yang satu ini susah sekali untuk suka.

Menurut saya Presley jauh lebih insecure dibanding penampilannya yang katanya tegar. Dia selalu bilang ingin sendiri dan sendiri, bisa tanpa bantuan Aaron, tapi tetap saja takluk dengan pesona Aaron. Setiap ketemu selalu bertekuk lutut dengan kertetarikan satu sama lain.

Sedangkan Aaron, entah kenapa menurut saya, Brenda Novak agak jahat dengan keluarga Amos. Sebab Brenda menggambarkan pria-pria Amos ini lebih seperti pemaksa dan bebal. Sebelumnya saya dibuat kesal dengan watak Rod di Discovering You yang juga pemaksa, tapi ternyata Aaron lebih menyebalkan. Aaron tipe pria yang bertindak gegabah dan tidak pakai kompromi. Tidak memandang situasi dari sudut pandang lain. Benar-benar bikin jengkel.

Di buku ini juga diceritakan bagaimana Cheyenne akhirnya mendapat anak dari Aaron, padahal Aaron adalah adik iparnya. Mau tahu bagaimana? Baca saja. ^^

Cukup dua bintang. Bukannya tidak bagus, saya hanya tidak suka dengan dua tokoh utamanya.
Untung ada Cheyenne dan Dylan. ^^



Judul: Come Home to Me (Seri keenam Whiskey Creek)
Penulis: Brenda Novak