Judul: Buku Harian Lottie
Judul Asli: The Lottie Project
Penulis: Jacqueline Wilson
Ilustrator: Nick Sharratt
Penerjemah: Novia Stephanie
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Januari 2006
Ceritanya tentang gadis kecil bernama Charlotte, tapi dia lebih suka dipanggil Charlie. Karena menurut dia Charlotte itu nama yang megakuno dan ultramembosankan. Dia tinggal berdua bersama ibunya. Ibunya bekerja di toko elektronik. Namun suatu hari ibunya dipecat, segalanya berubah... sang ibu mesti cari pekerjaan baru demi memenuhi kebutuhan mereka dan melunasi cicilan apartemen. Walau akhirnya bekerja di tiga tempat sekaligus.
Masalah datang tak hanya di situ. Charlie punya guru kelas baru. Namanya Miss Beckworth. Guru baru ini sangat tegas. Untuk duduk saja dia sudah mengaturnya sesuai abjad nama belakang anak-anak. Alhasil, Charlie tak bisa duduk dengan teman-teman segengnya. Ultraparahnya, Charlie harus duduk dengan orang yang paling tidak dia suka, Jamie Edwards! Anak cowok yang megasombong dan tukang cari muka ke guru-guru. Belum cukup menyiksa, Miss Beckworth menugaskan murid-muridnya untuk membuat sebuah proyek, yaitu tentang zaman Victoria.
Tapi bukan Charlie namanya kalau tak cerdik. Alih-alih membuat proyek tentang zaman Victoria, dia justru membuat sebuah buku harian tentang pengasuh muda seumurannya bernama Charlotte, tapi dengan nama panggilan Lottie. :D
Tampilkan postingan dengan label Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku. Tampilkan semua postingan
Jumat, 30 Maret 2012
Senin, 26 Maret 2012
(BBI: Buku Anak) Menguak Rahasia Suaka
Judul: Fablehaven #1 : Secret Sanctuary
Judul Asli: Suaka Rahasia
Penulis: Brandon Mull
Penerbit: Mizan Fantasi
Penerjemah: Reni Indardini
Penyunting: Suhindrati a. Shinta
Penyelaras Aksara: Alfiyan
ISBN: 978-979-433-591-8
Buku ini hadiah dari Secret Santa BBI :D
Terima kasih Kak Ine :-*
Kendra dan Seth dititipkan ke nenek-kakek Sorensen, lantaran orangtuanya harus berlibur ke Skandinavia. Liburan wajib ini sudah diatur oleh kakek-nenek Larsen sebelum mereka meninggal. Hanya saja dalam aturan itu kakek-nenek Larsen hanya mewajibkan liburan ini untuk anak-anak mereka dan pasangannya.
Lalu ketika Kendra dan Seth dititipkan di kediaman kakek-nenek Sorensen, mereka hanya bertemu dengan si kakek, katanya nenek mereka sedang mengunjungi kerabat yang sakit. Jadinya mereka tak bisa bertemu dengan sang nenek sampai entah kapan waktunya. Kakek Sorensen menempatkan Seth dan Kendra di loteng yang penuh dengan barang-barang menyenangkan agar membuat mereka betah di sana. Hanya saja, Kakek Sorensen menegaskan banyak sekali peraturan: mereka tidak boleh merusak mainan, tidak boleh memasuki lumbung, tidak boleh masuk hutan. Alasannya sih karena di hutan lagi kena wabah penyakit Lyme yang disebabkan oleh kutu.
Maka, petualangan Seth dan Kendra di loteng pun dimulai.
Banyak sekali mainan di sana. Hanya saja, rasa bosan akhirnya mengalahkan keasyikan bermain di sana. Seth si bandel dan berjiwa petualang, akhirnya malah nekat untuk menjelajahi hutan. Di hutan ini, Seth menemukan sebuah gubuk yang tersaput sulur-sulur ivy. Dan di sana ada seorang perempuan tua yang diikat dengan dua buah simpul. Keanehan perempuan tua itu akhirnya membuat Seth mundur dari hutan. Namun selain Seth, Kendra pun menemukan hal aneh. Dia memperhatikan bahwa para pelayan setiap pagi selalu membawa pinggan besar berisi kupu-kupu untuk santapan para kupu-kupu dan burung-burung kolibri di taman. Lalu karena penasaran Seth dan Kendra mencicipi susu tersebut. Kagetlah mereka ketika melihat apa yang mereka temukan.
Peri... peri sungguhan. Makhluk cantik bersayap yang terbang di atas mereka. Jadi selama ini kupu-kupu dan burung-burung kolibri itu adalah para peri.
Tentunya perbuatan mereka ini diketahui oleh Kakek Sorensen, sang kakek akhirnya mau tak mau memberitahu mereka bahwa tempat tinggalnya itu sebenarnya adalah Suaka Rahasia. Sebuah suaka yang dibangun khusus untuk menjaga para makhluk gaib. Tujuannya adalah agar semua makhluk-makhluk gaib itu tidak punah. Namun ternyata rahasia yang berada di Suaka Rahasia itu tak hanya berhenti sampai di situ. Sesosok makhluk jahat berencana bangkit dan membalas dendam pada semua orang yang telah mengurungnya serta menguasai negeri gaib tersebut. Di sinilah petualangan Kendra dan Seth yang sebenarnya dimulai.
Kira-kira begitulah isi buku ini.
Aku selalu menyebut diriku sebagai penggemar fantasi. Hampir semua buku-buku yang kubaca adalah fantasi. Ada yang sangat memukau, biasa saja, dan mengecewakan. Dan buatku buku ini termasuk biasa saja. Cukup lama waktu yang kubutuhkan untuk membacanya.
Sinopsis dan premis yang disuguhkan sangat menarik. Hanya saja, ternyata tak seperti yang kuharapkan. Plotnya lelet, beberapa kali aku meletakkan buku ini hanya untuk beralih ke buku lainnya. Keseruan baru dimulai ketika Kendra dan Seth menemukan bahwa kupu-kupu dan burung kolibri di taman adalah peri. Cerita mengenai suaka-suaka lain dan ada organisasi yang jahat ingin menghancurkan suaka sebenarnya bagus, tapi ternyata hanya sekilas diceritakan. Penyelesaian permasalahannya juga kurang seru dan terlalu singkat. Sayang sekali, padahal itu yang kutunggu-tunggu. Mungkin aku harus baca buku keduanya, siapa tahu banyak aksi yang lebih menggereget :D
Btw, untuk terjemahannya sendiri enak dan mengalir, tapi beberapa typo agak mengganggu saat membacanya.
Ah, apakah manusia begitu sombong sehingga menurut mereka membuat suaka untuk para makhluk gaib itu adalah hal yang benar untuk dilakukan? Entahlah…
Senin, 27 Februari 2012
Tuhan, Ini Aku, Margaret
Judul Indonesia: Tuhan, Ini Aku, Margaret
Penulis: Judy Blume
Penerjemah: Santi W. E. Soekanto
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 979-511-255-4
Sinopsis:
Tidak ada yang dapat diajak bicara oleh Margaret. Tidak ada yang mau memahami masalah-masalah yang dihadapinya menjelang akil balik. Soal cowok, sekolah, orangtua....
Karena itu Margaret 'ngobrol' dengan Tuhan, berharap Dia mau mencarikan jawabannya.
Review:
Margaret Simon pindah rumah dari New York ke New Jersey. Kali ini dia tidak tinggal di apartemen lagi, melainkan punya rumah sendiri. Kepindahan Margaret sebenarnya juga menjadi alasan orangtuanya supaya dia jauh dari neneknya. Karena Neneknya selalu ikut campur dengan apa-apa yang mengenai kehidupan Margaret.
Margaret hidup dalam situasi keluarga yang agak rumit. Kerumitan ini muncul dari adanya perbedaan agama. Ibu Margaret, Barbara adalah putri dari orangtua penganut Katolik. Sedangkan ayahnya, Herb, adalah putra dari orangtua Yahudi. Pernikahan mereka juga tidak disetujui oleh orangtua dari pihak ibu Margaret, dan karena perbedaan itu pula, orangtua Margaret membesarkan Margaret dengan ketiadaan agama dalam kehidupannya. Oleh karena itu Margaret tidak menyukai hari raya keagamaan.
Yang menarik dari cerita ini adalah bagaimana persoalan yang begitu rumit dalam keluarga perihal agama ini dituturkan dari anak gadis berusia dua belas tahun yang baru memasuki masa akil balik.
Kepindahan Margaret ke New Jersey diawali dengan perkenalannya dengan gadis sebayanya bernama Nancy. Dan beberapa teman lainnya yang Margaret kenal ketika di sekolah barunya. Nancy, Janie, Gretchen, dan Margaret membuat geng yang diberi nama Empat PRC (pra Remaja Ceria) ;D
Kegiatan geng ini meliputi jadwal ngumpul bareng, menuliskan nama cowok-cowok yang menurut mereka tampan di sebuah buku, serta pengalaman pertama mereka ketika nanti mendapat menstruasi.
Membaca bagaimana anak-anak pra remaja ini tak sabar menghadapi masa akil balik mereka, aku malah teringat dengan film My Girl. Berbeda dengan Margaret dan teman-temannya yang melakukan berbagai upaya supaya mereka bisa tumbuh, Vada Sultenfuss malah enggan dan panik menghadapi masa akil balig.
Kerumitan Margaret dalam ketiadaan agama ini berujung pada tugas yang diberikan wali kelasnya, Pak Benedict. Pak Guru itu meminta murid-muridnya untuk sebuah proyek yang bermakna. Namun ide ini membuat Margaret mencetuskan untuk mencari Tuhan sambil membuat proyek ini. Maka dengan begitu dia mulai mencari Tuhan, dengan mengunjungi Sinagoge (tempat ibadah umat Yahudi) dan Gereja.
Yang unik dari tokoh Margaret adalah, walau dia sebenarnya belum tahu yang mana agama yang akan dia anut, tetapi sebenarnya dia memiliki Tuhan di dalam hatinya. Itulah alasan mengapa buku ini berjudul Tuhan, Ini Aku, Margaret. Karena di setiap bab disisipkan doa-doa Margaret pada Tuhan. Entah itu keluh-kesahnya, entah itu rasa bersyukurnya.
Karena memang Tuhan itu ada.
Apakah Kau masih di situ, Tuhan? Ini aku, Margaret. Aku tahu, Kau masih di situ, Tuhan. Aku tahu bahwa Kau tahu! Terima kasih, Tuhan. Terima kasih banyak....
Sungguh buku yang bagus sekali untuk dibaca. Walau tema yang diangkat memang agak berat, tapi cara berceritanya lucu dan lugas, sehingga dibaca anak-anak remaja pun tak masalah.
Dan buku ini termasuk lama ya.... cetakan yang aku baca punya Gramedia ini diterbitkan tahun 1991. Wow....
Lihat covernya:
Jadul banget yaaaa :D
Name In A Book Challenge 2012: 1
Kamis, 26 Januari 2012
Summer at Willow Lake
Judul Asli: Summer at Willow Lake
Judul Indonesia: Musim Panas di Danau Willow
Penulis: Susan Wiggs
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbi: Januari 2012
Hal: 568
ISBN: 978-979-22-7900-9
Penerjemah: Gita Marliza
Cover: Marcel A.W.
Sinopsis:
Alih-alih melewatkan musim panas di Manhattan, Olivia Bellamy justru akan menjalaninya di resor perkemahan lama milik keluarganya. Di sanalah ia akan merenovasi deretan bungalo dan kebun yang akan digunakan kakek-neneknya merayakan ulang tahun emas pernikahan mereka.
Merupakan resor mewah pada masa jayanya, Camp Kioga kini terbengkalai. Olivia pun terpaksa mempekerjakan Connor Davis - lelaki idamannya saat mereka menjadi peserta perkemahan musim panas di Camp Kioga. Namun, seiring hari-hari musim panas yang menghangat, air sejuk Danau Willow bahkan tak mampu meredam cinta lama yang bersemi kembali dan keterkejutan Olivia saat rahasia keluarganya terkuak.
Nostalgia dari musim panas masa lalu memang mengembuskan harapan baru ke perkemahan dengan tempat dan orang-orang yang istimewa... Dan keinginan Olivia hanya satu: Harapan itu tidak menguap saat musim panas berakhir.
Review:
Summer at Willow Lake atau yang mengambil judul terjemahan Musim Panas di Danau Willow menceritakan tentang percintaan Olivia Bellamy dan Connor Davis.
Mereka adalah teman semasa kanak-kanak yang bertemu tiap musim panas di sebuah perkemahan milik kakek-nenek Olivia, di Avalon, Camp Kioga.
Sebenarnya sinopsisnya sendiri sudah mencerminkan isi buku.
Hanya saja yang membuatku tertarik dengan buku ini adalah konflik-konflik yang disuguhkan pengarang begitu kekeluargaan. Aku sempat terkecoh dengan label yang dipajang di bukunya "harlequin" yang notabene biasanya berisi kisah sepasang manusia yang dimabuk cinta, sampai-sampai aku yang bacanya jadi pengen gosok gigi.
Tapi ternyata pas baca.... jeng jeng jeng...
ceritanya bagus.
Judul Indonesia: Musim Panas di Danau Willow
Penulis: Susan Wiggs
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbi: Januari 2012
Hal: 568
ISBN: 978-979-22-7900-9
Penerjemah: Gita Marliza
Cover: Marcel A.W.
Sinopsis:
Alih-alih melewatkan musim panas di Manhattan, Olivia Bellamy justru akan menjalaninya di resor perkemahan lama milik keluarganya. Di sanalah ia akan merenovasi deretan bungalo dan kebun yang akan digunakan kakek-neneknya merayakan ulang tahun emas pernikahan mereka.
Merupakan resor mewah pada masa jayanya, Camp Kioga kini terbengkalai. Olivia pun terpaksa mempekerjakan Connor Davis - lelaki idamannya saat mereka menjadi peserta perkemahan musim panas di Camp Kioga. Namun, seiring hari-hari musim panas yang menghangat, air sejuk Danau Willow bahkan tak mampu meredam cinta lama yang bersemi kembali dan keterkejutan Olivia saat rahasia keluarganya terkuak.
Nostalgia dari musim panas masa lalu memang mengembuskan harapan baru ke perkemahan dengan tempat dan orang-orang yang istimewa... Dan keinginan Olivia hanya satu: Harapan itu tidak menguap saat musim panas berakhir.
Review:
Summer at Willow Lake atau yang mengambil judul terjemahan Musim Panas di Danau Willow menceritakan tentang percintaan Olivia Bellamy dan Connor Davis.
Mereka adalah teman semasa kanak-kanak yang bertemu tiap musim panas di sebuah perkemahan milik kakek-nenek Olivia, di Avalon, Camp Kioga.
Sebenarnya sinopsisnya sendiri sudah mencerminkan isi buku.
Hanya saja yang membuatku tertarik dengan buku ini adalah konflik-konflik yang disuguhkan pengarang begitu kekeluargaan. Aku sempat terkecoh dengan label yang dipajang di bukunya "harlequin" yang notabene biasanya berisi kisah sepasang manusia yang dimabuk cinta, sampai-sampai aku yang bacanya jadi pengen gosok gigi.
Tapi ternyata pas baca.... jeng jeng jeng...
ceritanya bagus.
Senin, 12 Desember 2011
Setelah Dia Pergi (Where She Went)
Penulis: Gayle Forman
Penerjemah: Poppy D. Chusfani
Cover: Marcel A. W
ISBN: 9789792276503
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Cetakan I, Oktober 2011
Buku kedua dari If I Stay (Jika Aku Tetap Di Sini)
3 tahun kemudian, setelah kecelakaan, Mia menjadi pemain cello berbakat, lulusan terbaik Julliard.
3 tahun kemudian, setelah kecelakaan, Adam dan band-nya Shooting Star meraih kesuksesan yang tak terhingga.
3 tahun sebelumnya, terjadi sebuah kecelakaan tragis. 3 orang tewas, Denny, Kat, dan Teddy. Mereka keluarga Mia. Sedangkan Mia terbaring koma di rumah sakit.
3 tahun sebelumnya, Mia yang sudah sadar dari koma harus melakukan berbagai operasi untuk menyembuhkan luka-lukanya dan melakukan terapi mental. Dan selama itu berlangsung, Adam selalu ada di sisinya.
3 tahun sebelumnya, setelah Mia memutuskan untuk pergi ke Julliard. Dia meninggalkan Adam tetap di kampung halamannnya. 1 tahun kemudian, tak ada kabar dari Mia di Julliard, hidup Adam kian terpuruk, berpusar-pusar dalam kegelapan yang tak ada ujungnya. Dicampakkan gadis yang dia cintai, tanpa penjelasan sama sekali. Dicampakkan Mia membuat Adam memutuskan untuk menuliskan segala perasaannya tentang Mia dalam album Collateral Damage.
2 tahun kemudian, Collateral Damage menjajaki tangga lagu Billboard. Meraih penghargaan Grammy.
2 tahun kemudian, mereka bertemu kembali.
Penerjemah: Poppy D. Chusfani
Cover: Marcel A. W
ISBN: 9789792276503
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Cetakan I, Oktober 2011
Buku kedua dari If I Stay (Jika Aku Tetap Di Sini)
3 tahun kemudian, setelah kecelakaan, Mia menjadi pemain cello berbakat, lulusan terbaik Julliard.
3 tahun kemudian, setelah kecelakaan, Adam dan band-nya Shooting Star meraih kesuksesan yang tak terhingga.
3 tahun sebelumnya, terjadi sebuah kecelakaan tragis. 3 orang tewas, Denny, Kat, dan Teddy. Mereka keluarga Mia. Sedangkan Mia terbaring koma di rumah sakit.
3 tahun sebelumnya, Mia yang sudah sadar dari koma harus melakukan berbagai operasi untuk menyembuhkan luka-lukanya dan melakukan terapi mental. Dan selama itu berlangsung, Adam selalu ada di sisinya.
3 tahun sebelumnya, setelah Mia memutuskan untuk pergi ke Julliard. Dia meninggalkan Adam tetap di kampung halamannnya. 1 tahun kemudian, tak ada kabar dari Mia di Julliard, hidup Adam kian terpuruk, berpusar-pusar dalam kegelapan yang tak ada ujungnya. Dicampakkan gadis yang dia cintai, tanpa penjelasan sama sekali. Dicampakkan Mia membuat Adam memutuskan untuk menuliskan segala perasaannya tentang Mia dalam album Collateral Damage.
2 tahun kemudian, Collateral Damage menjajaki tangga lagu Billboard. Meraih penghargaan Grammy.
2 tahun kemudian, mereka bertemu kembali.
Sabtu, 26 November 2011
Sang Bintang: Starring Tracy Beaker
Yay ini buku Jacqueline Wilson ketujuh yang kubaca. Harusnya sih ini ada buku pertamanya, tapi ternyata ceritanya ga nyambung sama sekali. Dan seperti buku-buku Madam Jacki lainnya, buku ini bikin trenyuh. Walau ditulisnya dengan gaya penuh semangat, tetap saja mataku berkaca-kaca pas bacanya.
Sinopsis:
Tracy Beaker ingin sekali ikut bermain dalam drama di sekolahnya, A Christmas Carol, yang akan dipentaskan pada Hari Natal. Anak yang susah diatur ini mengira ia tidak bakalan kebagian mendapat peran, bahkan untuk menjadi anak gelandangan yang nakal sekalipun. Tapi lalu ia dipilih untuk menjadi pemeran utama.
Bisakah ia memerankan Ebeneezer Scrooge yang penggerutu dan pemarah?
Yah, ia mendapat sedikit bantuan dari Justine si Sangat-Menyebalkan Littlewood... Sementara Tracy mempersiapkan diri, Cam menolongnya menghafal dialognya. Tapi ia benar-benar ingin tahu apakah ibunya yang bintang film akan bisa datang dari Hollywood tepat pada waktunya untuk menontonnya bermain drama?
Sebenarnya ceritanya lebih dalam daripada seperti di synopsis. Tracy Beaker ini tinggal di panti asuhan tapi dia menyebutnya Tempat Pembuangan. Ibu Tracy adalah bintang Hollywood terkenal yang begitu sibuk hingga tak bisa merawat dirinya dan kemudian menitipkannya ke panti, atau begitulah kata Tracy. Suatu hari ada pemilihan drama natal di sekolah, Tracy berharap dia bisa ikut serta. Dan tak diragukan lagi dia terpilih sebagai pemeran utama. Tentu saja Tracy sangat senang, baginya ini adalah kesempatan untuk menunjukkan pada sang ibu bahwa dia bisa berakting. Dan karena dalam suratnya sang ibu berjanji akan datang ketika Natal, maka drama ini dia khusus tujukan untuk ibunya.
Sinopsis:
Tracy Beaker ingin sekali ikut bermain dalam drama di sekolahnya, A Christmas Carol, yang akan dipentaskan pada Hari Natal. Anak yang susah diatur ini mengira ia tidak bakalan kebagian mendapat peran, bahkan untuk menjadi anak gelandangan yang nakal sekalipun. Tapi lalu ia dipilih untuk menjadi pemeran utama.
Bisakah ia memerankan Ebeneezer Scrooge yang penggerutu dan pemarah?
Yah, ia mendapat sedikit bantuan dari Justine si Sangat-Menyebalkan Littlewood... Sementara Tracy mempersiapkan diri, Cam menolongnya menghafal dialognya. Tapi ia benar-benar ingin tahu apakah ibunya yang bintang film akan bisa datang dari Hollywood tepat pada waktunya untuk menontonnya bermain drama?
Sebenarnya ceritanya lebih dalam daripada seperti di synopsis. Tracy Beaker ini tinggal di panti asuhan tapi dia menyebutnya Tempat Pembuangan. Ibu Tracy adalah bintang Hollywood terkenal yang begitu sibuk hingga tak bisa merawat dirinya dan kemudian menitipkannya ke panti, atau begitulah kata Tracy. Suatu hari ada pemilihan drama natal di sekolah, Tracy berharap dia bisa ikut serta. Dan tak diragukan lagi dia terpilih sebagai pemeran utama. Tentu saja Tracy sangat senang, baginya ini adalah kesempatan untuk menunjukkan pada sang ibu bahwa dia bisa berakting. Dan karena dalam suratnya sang ibu berjanji akan datang ketika Natal, maka drama ini dia khusus tujukan untuk ibunya.
Jumat, 18 November 2011
Cinta Untuk CeeCee
Itu yang terjadi pada Cecilia Rose atau CeeCee. Usianya baru 12 tahun, tapi dia sudah mengalami kehidupan yang buruk karena ibunya mengalami gangguan jiwa. Setiap hari ibunya memakai gaun, bermake-up tebal, dan berjalan-jalan ke sekeliling kota dengan tiara yang ia menangi ketika menjadi Vidalia Onion Queen tahun 1951.
Hal itu membuat CeeCee malu setengah mati. Karena semua orang jadi membicarakan dirinya. Bahkan teman-teman di sekolahnya menertawakan dia, dan menggunjingnya di belakang. Setiap hari, CeeCee mesti berhadapan dengan tingkah ibunya yang semakin buruk, sedangkan ayahnya tak pernah ada di sampingnya untuk membantu. Sang ayah malah melarikan diri dan larut dalam pekerjaannya di kota lain. Satu-satunya yang menjadi teman CeeCee adalah Mrs. Odell, wanita tua berusia 80-an yang menjadi tetangganya seumur hidup CeeCee.
Suatu hari, Momma mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Hidup CeeCee berubah, sang ayah tidak mau mengasuhnya, dan memilih mengirimnya untuk tinggal di Savanah bersama Nenek-Bibi dari ibu CeeCee. Semakin bencilah dirinya terhadap ayahnya. Bahkan ketika akhirnya dia setuju untuk ikut dengan sang Bibi, CeeCee memutuskan bahwa pada hari itu dia resmi menjadi yatim piatu.
Namun ternyata kehidupan CeeCee dengan Bibi Tootie tidaklah semenyedihkan perkiraannya. Bibi Tootie wanita yang nyentrik namun baik hati, memiliki rumah yang sangat megah dengan taman-taman yang indah. Bibi Tootie juga memiliki seorang pengurus rumah yang tegas bernama Oletta, positifnya Oletta adalah ahli masak yang sangat terampil hingga segala yang disentuh oleh tangannya selalu saja lezat. Selain itu, di rumah Bibi Tootie, CeeCee juga berkenalan dengan tetangga-tetangga yang memiliki berbagai sifat.
Kamis, 10 November 2011
After - Setelah Malam Itu
Pertama kali aku tertarik dengan buku ini adalah karena cover versi aslinya. Sosok gadis remaja yang sedang bersandar di cermin dan dalam pantulannya dia berperut buncit. Membaca judulnya After dan sinopsisnya, kupikir cerita ini berkisar pada gadis remaja dan permasalahan kehamilannya di luar nikah. Ternyata lebih berat dari itu...
Jujur pertama baca aku merasa kesal dengan sikap Devon yang terkesan "sengaja" melupakan bahwa dia sudah melakukan kejahatan. Tapi selama aku membaca ceritanya, aku semakin mengerti dan malah bertanya-tanya Apakah benar yang dilakukannya itu adalah suatu tindakan kejahatan? Devon mungkin terkesan bahwa dia sengaja. Devon mungkin terkesan sengaja bereaksi berlebihan setelah dia melahirkan dan membuang bayinya. Bahkan ketika sudah dipenjara, dia terkesan menutup-nutupi kebenaran sehingga membuat pengacaranya--begitu pula dengan aku--geram dan ingin sekali marah-marah.... Belum lagi alurnya yang serasa agak lambat, karena halaman demi halaman lompat-lompat dari kehidupan Devon di dalam penjara dan kehidupan Devon sebelum masuk penjara, lebih tepatnya sebelum penelantaran terjadi...
Di depan cover versi Gramedia Pustaka Utama tertulis Kisah emosional tentang penyangkalan dan memaafkan diri sendiri.
Sabtu, 05 November 2011
Thirteen Reasons Why
Kau tak bisa menghentikan masa depan, tak bisa mundur ke masa lalu.
Satu-satunya cara mengetahui rahasia itu adalah...
terus dengarkan kaset ini.
Suatu hari Clay Jensen menerima sebuah paket berisi 7 kaset. Ketika mendengarnya, dia terperanjat lantaran yang didengarnya adalah suara Hannah Baker, gadis yang ditaksirnya, gadis yang dua minggu lalu memutuskan bunuh diri tanpa sebab.
Namun ternyata kematiannya bukanlah tanpa sebab. 7 kaset itu sampai di teras rumah Clay sebagai media Hannah untuk menjelaskan kenapa dia memutuskan bunuh diri. Dan tanpa diduga, Clay adalah salah satu dari alasannya melakukan bunuh diri.
7 kaset, 13 kisah, dan sederetan nama yang menyertai alasan Hannah melakukan bunuh diri sedang beredar melalui kaset. Mereka yang mendapatkan kaset rekaman itu akan mendapati hidup mereka berubah untuk selamanya.
Tiap-tiap orang yang mendapat kaset rekaman tersebut tak pernah menyangka bahwa mereka masuk ke 13 alasan Hannah melakukan bunuh diri. Tiap-tiap dari mereka tak pernah tahu bahwa perbuatan atau perkataan mereka, baik disengaja maupun tak disengaja, telah membuat Hannah tersinggung. Semua orang yang berada dalam kaset itu tidak tahu bahwa perbuatan atau perkataan mereka menjadi efek bola salju.
satu peristiwa sepele... bergulir menjadi sebuah rumor yang membentuk reputasi buruk. Terus menerus membesar hingga akhirnya masuk ke kejadian di seseorang direndahkan.
Segala sesuatunya memengaruhi segalanya.
Pesta Menginap
Pesta Menginap (Sleep-Overs) ini bercerita tentang lima gadis SD bersahabat yang secara kebetulan namanya berurut sesuai abjad.
Amy. Bella. Chloe. Daisy. Emily.
Daisy anak baru di sana. Semula dia merasa takkan punya teman baik. Tapi keempat teman barunya begitu menyenangkan. Terutama Emily, dia sangatlah baik hati. Dan Daisy ingin sekali bisa menjadi sahabat dekat Emily.
Cerita diawali dengan Amy yang mengadakan pesta ulang tahun. Dan karena pesta menginap sedang populer, Amy berencana mengadakan pesta menginap ketika hari ulang tahunnya.... Serunya pesta menginap ini adalah kita bisa tidur lebih dari jam malam kita. :D
Acara pesta menginap itu terus bergiliran. Dan tiap-tiap pesta selalu meriah dan menyenangkan. Daisy semakin menyukai teman-teman barunya. Namun dia merasa kurang nyaman jika berada di dekat Chloe.
Chloe gadis cantik dengan rambut pirang dan mata biru. Tapi dia tukang perintah dan selalu bikin kesal. Dia tidak menyukai Daisy. Dan selalu mengganggunya. Bahkan memanggilnya Daisy Dungu.
Dan ketika, Daisy enggan ikut serta mengadakan pesta menginap, Chloe mengolok-olok dirinya. Sebenarnya bukan karena Daisy tak ingin bikin pesta. Tapi dia malu terhadap rahasia terbesar yang selama ini berusaha disembunyikannya. Kakaknya.
Kakak Daisy sakit... dan akibat penyakitnya itu pikirannya jadi agak terbelakang. Walau Daisy sayang sekali terhadap kakaknya, dia tetap tidak berani membawa teman-temannya ke rumah. Terutama dia tidak berani menghadapi olokan Chloe...
Baca buku ini jadi ingat masa SD. Masa kita seru-seruan bareng temen. Dapat musuh. Dan suka iri-irian. Yah namanya juga anak kecil. ;D
Yang kusuka dari tokoh Daisy, dia selalu diam ketika diolok Chloe. Mungkin terkesan lemah, tapi tindakan dia yang diam aja mencerminkan bahwa ketika kita dihadapkan dengan situasi seperti itu ada baiknya kita diam dan bersikap pasrah. Karena walau bagaimanapun sabar adalah senjata ampuh dalam menghadapi segala masalah.
Judul: Sleep-overs = Pesta Menginap
Penulis: Jacqueline Wilson
Penerjemah: Hetih Rusli
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9792203702
Amy. Bella. Chloe. Daisy. Emily.
Daisy anak baru di sana. Semula dia merasa takkan punya teman baik. Tapi keempat teman barunya begitu menyenangkan. Terutama Emily, dia sangatlah baik hati. Dan Daisy ingin sekali bisa menjadi sahabat dekat Emily.
Cerita diawali dengan Amy yang mengadakan pesta ulang tahun. Dan karena pesta menginap sedang populer, Amy berencana mengadakan pesta menginap ketika hari ulang tahunnya.... Serunya pesta menginap ini adalah kita bisa tidur lebih dari jam malam kita. :D
Acara pesta menginap itu terus bergiliran. Dan tiap-tiap pesta selalu meriah dan menyenangkan. Daisy semakin menyukai teman-teman barunya. Namun dia merasa kurang nyaman jika berada di dekat Chloe.
Chloe gadis cantik dengan rambut pirang dan mata biru. Tapi dia tukang perintah dan selalu bikin kesal. Dia tidak menyukai Daisy. Dan selalu mengganggunya. Bahkan memanggilnya Daisy Dungu.
Dan ketika, Daisy enggan ikut serta mengadakan pesta menginap, Chloe mengolok-olok dirinya. Sebenarnya bukan karena Daisy tak ingin bikin pesta. Tapi dia malu terhadap rahasia terbesar yang selama ini berusaha disembunyikannya. Kakaknya.
Kakak Daisy sakit... dan akibat penyakitnya itu pikirannya jadi agak terbelakang. Walau Daisy sayang sekali terhadap kakaknya, dia tetap tidak berani membawa teman-temannya ke rumah. Terutama dia tidak berani menghadapi olokan Chloe...
Baca buku ini jadi ingat masa SD. Masa kita seru-seruan bareng temen. Dapat musuh. Dan suka iri-irian. Yah namanya juga anak kecil. ;D
Yang kusuka dari tokoh Daisy, dia selalu diam ketika diolok Chloe. Mungkin terkesan lemah, tapi tindakan dia yang diam aja mencerminkan bahwa ketika kita dihadapkan dengan situasi seperti itu ada baiknya kita diam dan bersikap pasrah. Karena walau bagaimanapun sabar adalah senjata ampuh dalam menghadapi segala masalah.
Judul: Sleep-overs = Pesta Menginap
Penulis: Jacqueline Wilson
Penerjemah: Hetih Rusli
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9792203702
Kamis, 27 Oktober 2011
Putri Si Pembuat Kembang Api
Judul: Putri Si Pembuat Kembang Api
Judul Asli: The Firework-Maker's Daughter
Penulis: Philip Pullman
Penerjemah: Poppy D. Chusfani
ISBN: 9789792232844
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Lila hanya tinggal bersama dengan ayahnya, Lalchand, yang merupakan si pembuat kembang api. Sejak kecil, Lila sudah sering dibawa ke bengkel pembuatan kembang api bersama ayahnya lantaran ia tidak ada yang menjaga. Oleh karena itu, Lila sudah terbiasa dengan desisan api, bau bubuk mesiu dan segala yang diperlukan untuk membuat kembang api. Lila sangat mencintai kembang api sampai ia bercita-cita ingin menjadi pembuat kembang api bersama ayahnya.
Namun sayang, pemikiran ayahnya tidaklah sama. Ayahnya tidak menyetujui cita-cita Lila yang ingin menjadi pembuat kembang api, maka ia pun tidak memberitahu Lila rahasia-rahasia wajib yang harus dilakukan seseorang untuk menjadi pembuat kembang api.
Di tempat, Lila tinggal, terdapat seekor Gajah Putih yang merupakan milik kerajaan. Gajah Putih itu harus dilayani dengan sebaik-baiknya. Harus diberikan selimut sutra, gadingnya harus dibungkus dengan daun emas. Dan kepercayaan orang di sana, jika mereka bisa menulis di tubuh gajah putih, maka keberuntungan akan menyertai mereka. Namun tidak ada yang tahu, bahwa si Gajah Putih, Hamlet, bisa bicara. Kecuali Chulak dan Lila yang mengetahui.
Dengan bantuan Chulak yang cerdik, Lila mendapat jawaban apa rahasia untuk menjadi seorang pembuat kembang api dari Lalchand. Yaitu mendaki Gunung Merapi untuk mencari Gua sang Angkara Api, lalu meminta Sulfur Bangsawan pada Sang Angkara Api. Namun kemarahan membutakan Lila, tanpa izin ayahnya, ia berangkat sendirian ke Gunung Merapi. Padahal ternyata ada rahasia yang mesti dibawa guna berhasil sampai ke Gua Angkara Api tersebut, dan Lila tidak mengetahuinya.
Kemudian atas usul Hamlet, Chulak dan Hamlet pun pergi menolong Lila.
Jumat, 19 Agustus 2011
Setelah Aku Pergi
Judul: Ways to Live Forever (Setelah Aku Pergi)
Penulis: Sally Nicholls
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Tanti Lesmana
Cover: Satya Utama Jadi
ISBN 13: 9789792236538
Daftar no 1: Lima Fakta Tentang Aku
1. Namaku Sam.
2. Umurku sebelas tahun.
3. Aku suka mengumpulkan cerita dan fakta-fakta yang fantastis.
4. Aku mengidap leukimia.
5. Saat kalian membaca buku ini, kemungkinan aku sudah pergi.
Awal buku ini membuatku bergidik. Catatan yang begitu lugas dari seorang bocah 11 tahun pengidap leukimia akut.
Buku ini adalah buku harian Sam. Isinya sudah pasti kesehariannya melewati waktu.
Sam tidak bersekolah di sekolah umum. Penyakitnya membuatnya tak bisa melakukan aktivitas di sana. Dan lagi pula, Sam takut sekolah. Dia benci ketika semua orang bertanya-tanya tentang penyakitnya. Bertanya-tanya kenapa dia begitu lemah.
Maka dia pun sekolah privat, di rumah, bersama seorang temannya bernama Felix yang juga menderita kanker.
Ketika gurunya meminta mereka menuliskan tentang diri mereka. Sam memutuskan membuat buku. Buku yang isinya fakta-fakta tentang Sam. Namun selain itu, buku tersebut juga berisi pertanyaan-pertanyaan yang tak terjawab. Karena Sam suka sekali bertanya, dan menurutnya orang dewasa cenderung tak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya. Tak tanggung-tanggung, Sam juga menulis tentang daftar hal yang ingin dilakukannya. Hal-hal yang hanya bisa diimpikannya untuk dilakukan.
Tapi bersama Felix dia justru berusaha mewujudkan sebagian dari itu.
Ada 1 hal yang bikin aku tertawa terpingkal-pingkal pas mereka berusaha menembus rekor dunia dengan membuat klab malam paling kecil sedunia. Tempatnya di mana coba? di dalam lemari baju ;D
Namun aku langsung terenyuh ketika membaca pertanyaan:
Pertanyaan polos itu bikin aku ingin meluk Sam dan Felix.
Sungguh buku yang bagus. Dari Sam, dengan semangatnya, kita belajar bahwa hidup haruslah selalu disyukuri... mana kita tahu besok cobaan apa yang akan menerpa kita. Karena pada dasarnya Tuhan sayang semua makhluknya...
Penulis: Sally Nicholls
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Tanti Lesmana
Cover: Satya Utama Jadi
ISBN 13: 9789792236538
Daftar no 1: Lima Fakta Tentang Aku
1. Namaku Sam.
2. Umurku sebelas tahun.
3. Aku suka mengumpulkan cerita dan fakta-fakta yang fantastis.
4. Aku mengidap leukimia.
5. Saat kalian membaca buku ini, kemungkinan aku sudah pergi.
Awal buku ini membuatku bergidik. Catatan yang begitu lugas dari seorang bocah 11 tahun pengidap leukimia akut.
Buku ini adalah buku harian Sam. Isinya sudah pasti kesehariannya melewati waktu.
Sam tidak bersekolah di sekolah umum. Penyakitnya membuatnya tak bisa melakukan aktivitas di sana. Dan lagi pula, Sam takut sekolah. Dia benci ketika semua orang bertanya-tanya tentang penyakitnya. Bertanya-tanya kenapa dia begitu lemah.
Maka dia pun sekolah privat, di rumah, bersama seorang temannya bernama Felix yang juga menderita kanker.
Ketika gurunya meminta mereka menuliskan tentang diri mereka. Sam memutuskan membuat buku. Buku yang isinya fakta-fakta tentang Sam. Namun selain itu, buku tersebut juga berisi pertanyaan-pertanyaan yang tak terjawab. Karena Sam suka sekali bertanya, dan menurutnya orang dewasa cenderung tak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya. Tak tanggung-tanggung, Sam juga menulis tentang daftar hal yang ingin dilakukannya. Hal-hal yang hanya bisa diimpikannya untuk dilakukan.
Tapi bersama Felix dia justru berusaha mewujudkan sebagian dari itu.
Ada 1 hal yang bikin aku tertawa terpingkal-pingkal pas mereka berusaha menembus rekor dunia dengan membuat klab malam paling kecil sedunia. Tempatnya di mana coba? di dalam lemari baju ;D
Namun aku langsung terenyuh ketika membaca pertanyaan:
"Kenapa Tuhan membuat anak-anak jatuh sakit?"
Pertanyaan polos itu bikin aku ingin meluk Sam dan Felix.
Sungguh buku yang bagus. Dari Sam, dengan semangatnya, kita belajar bahwa hidup haruslah selalu disyukuri... mana kita tahu besok cobaan apa yang akan menerpa kita. Karena pada dasarnya Tuhan sayang semua makhluknya...
Selasa, 23 Februari 2010
Wolf Totem
Judul: Wolf Totem
Penulis : Jiang Rong
Penerjemah: Rika Iffati
Penerbit : Hikmah Mizan
ISBN : 978-979-3714-65-3
Wolf Totem = Totem Serigala adalah sebuah buku semi autobiografi yang ditulis oleh Jiang Rong mengenai semasa hidupnya di sebuah Padang Rumput Mongolia, atau tepatnya di Olonbulag, Mongolia.
Dengan memperkenalkan diri sebagai Chen Zhen dalam buku ini, Jiang Rong mengupas tuntas misteri yang tersembunyi di Olonbulag dan bagaimana masyarakat Nomaden yang selalu berpindah tempat di alam liar tersebut bisa mempertahankan hidup mereka. Di buku ini kita juga diajak menyelami ajaran mistis para penduduk lokal Olonbulag mengenai kepercayaan mereka terhadap Dewa yang Agung, Tengger.
Para penduduk Padang Rumput percaya bahwa Tengger sang Pelindung mengirim Serigala sebagai utusanNYA. Dengan segala kecerdasan Serigala sebagai makhluk mistis, para penduduk belajar cara berperang, cara berpikir, dan cara bertahan hidup dari Serigala. Masyarakat Olonbulag, penghuni padang rumput sebagian besar adalah penggembala. Mereka menggembala domba, sapi dan kuda. Dengan hewan-hewan gembala tersebut hidup mereka tergantung pada kemakmuran Padang Rumput. Kendala yang mereka hadapi datang dari alam sekitar, terutama cuaca. Namun selain itu mereka juga harus menghadapi kendala dari hewan-hewan pemakan rumput lain, seperti Rusa, Marmot, dan Tikus. Di sinilah peran Serigala diperlukan. Serigala yang cerdas, gagah berani, dan buas membantu manusia mengontrol pertumbuhan populasi hewan-hewan merumput tersebut, hingga Padang Rumput masih menyisakan rumput segarnya untuk hewan gembalaan manusia.
Bagi Penduduk lokal, Serigala adalah hewan yang dipuja dan ditakuti. Kecerdikan Serigala yang telah mereka kenal selalu setia pada lingkungan dan kawanan mereka. Mereka adalah tentara perang yang tak kenal takut, mereka adalah Ibu dan Ayah yang teladan bagi anak-anak mereka. Ketentraman hidup manusia di Olonbulag bergantung pada ketentraman hidup Serigala mereka.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
